Mohd Hainur Hapis

Just another WordPress.com site

Anda Perlu Tahu….

INDIA & RaHASIANYA dlm hadist.
ndia /Hindia Dalam Hadits dan al-
qur’an ☑
1. SAAT NABI ADAM AS. DI USIR DARI
SURGA, MAKA ALLAH SWT TELAH
TURUNKAN BELIAU DI BUMI INDIA :
Dari Qatadah ra, beliau berkata
bahwa Allah swt meletakkan
Baitullah (di bumi) bersama Nabi
Adam as. Allah swt telah
menurunkan Nabi Adam as di bumi
dan tempat di turunkannya adalah
di tanah INDIA. Dan dalam keadaan
kepalanya di langit dan kedua
kakinya di bumi, lalu para malaikat
sangat memuliakan Nabi Adam as,
kemudian Nabi Adam as pelan-
pelan berkuranglah tinggi beliau.
(H.R. Musonif Abdur Razaq).
Dari Ibnu Abbas r.huma. telah
berkata : “Sesungguhnya tempat
pertama dimana Allah swt
turunkan Nabi Adam as di bumi
adalah di INDIA”. (H.R.Hakim)
2.INDIA ADALAH NEGERI YANG
WANGI
Dari Ali ra. Telah berkata : “Bumi
yang paling wangi adalah tanah
INDIA, di sanalah Nabi Adam as.
Diturunkan dan pohonnya tercipta
dari wangi surga”. (Kanzul Ummal).
Dari Ibnu Abbas r.anhum. telah
meriwayatkan Ali Bin Abi Thalib ra.
Telah berkata : “Di bumi tanah
yang paling wangi adalah tanah
INDIA (karena) Nabi Adam as. telah
diturunkan di INDIA, maka pohon –
pohon dari INDIA telah melekat
wangi-wangian dari
surga.” (H.R.Hakim)
3.BANJIR BESAR YANG TERJADI DI
ZAMAN NABI NUH AS. BERASAL DARI
INDIA
Dari Ibnu Abbas r.hum telah
berkata bahwa Jarak antara Nabi
Nuh as dengan hancurnya
kaumnya adalah 300 tahun. Dari
tungku api (tannur) di INDIA telah
keluar air dan kapalnya Nabi Nuh
as. Berminggu-minggu
mengelilingi Ka’bah. (H.R.Hakim)
4.HUBUNGAN DIPLOMATIK RAJA-
RAJA INDIA DENGAN RASULULLAH
SAW SANGAT BAIK.
Dari Abu Sa’id Al Khudri ra.
mengatakan bhwa seorang raja
dari INDIA telah mengirimkan
kepada Nabi saw. sebuah tembikar
yang berisi jahe. Lalu Nabi saw.
memberi makan kepada sahabat –
sahabatnya sepotong demi
sepotong dan Nabi saw pun
memberikan saya sepotong
makanan dari dalam tembikat itu.
(H.R.Hakim)
5.FADHILAH KAYU INDIA YANG
DISEBUT LANGSUNG DARI LISAN
RASULULLAH SAW.
Dari Jabir ra. berkata bahwa suatu
ketika bersama Ummul Mukminin
‘Aisyah r.ha ada seorang bayi yang
dari hidungnya keluar darah
(mimisan). Maka tiba-tiba
Rasulullah saw. masuk lalu
bersabda : ”Apa yang terjadi pada
bayi ini?”. Aisyah ra. berkata bahwa
dia terkena penyakit udzroh (sakit
panas pada kerongkongan).
Rasulullah saw. lalubersabda :
“Wahai seluruh wanita jangan
bunuh anak – anak kalian!! Dan
siapa saja wanita yang terkena
sakit udzroh dan terkena sakit
kepala, maka gunakanlah kayu aud
dari INDIA untuk obat.
Jabir ra. berkata bahwa Rasulullah
saw lalu menyuruh Aisyah r.ha.
untuk melaksanakannya, maka
Aisyah r.ha pun melaksanakannya
(mengobati anak yang sakit itu
dengan kayu aud),maka bayi
itupun telah sembuh. (H.R.Hakim)
Keterangan : Qosth Hind adalah
nama sejenis kayu aud yang hanya
ada di INDIA.
6.PEPERANGAN DI INDIA YANG
TELAH DIJANJIKAN OLEH
RASULULLAH SAW.
Dari Abu Hurairah ra. berkata
bahwa Nabi saw. telah menjanjikan
kepada kami tentang perang yang
akan terjadi di INDIA. Jika saya
menemui peperangan itu maka
saya akan korbankan diri dan harta
saya. Apabila saya terbunuh, maka
saya akan menjadi salah satu
syuhada yang paling baik dan jika
saya kembali (dengan selamat)
maka saya (Abu HUrairah ra.)
adalah orang yang terbebas (dari
neraka). (H.R. An Nasai)
7.INDIA ADALAH LEMBAH TERBAIK DI
DUNIA.
Dari Ali Ra. berkata bahwa dua
lembah yang paling baik
dikalangan manusia adalah lembah
yanga da di MEKKAH dan lembah
yang ada di INDIA ,dimana Nabi
Adam as. diturunkan. Didalam
lembah itu ada satu bau yang
wangi, yang darinya bisa membuat
kamu jadi wangi.
Dan dua lembah yang paling buruk
dikalangan manusia adalah lembah
Ahqaf dan lembah yang ada di
Hadramaut bernama Barhut. Dan
sumur yang paling baik adalah
sumur Zam Zam dan sumur yang
paling buruk diantara manusia
adalah sumur Balhut. Dan Balhut
adalah (nama) seseorang ysng
tinggal di Barhut, sedang Barhut
adalah tempat akan
dikumpulkannya arwah orang-
orang kafir. (H.R. Musonif Abdu
Razaq)
8.TEMPAT TINGGAL NABI ADAM AS.
ADALAH DI INDIA
Dari Ibnu Abbas ra. meriyawatkan
dari Nabi saw telah bersabda
bahwa Sesungguhnya Nabi Adam
as. telah pergi haji dari INDIA ke
Baitullah sebanyak seribu kali
dengan berjalan kaki tanpa pernah
naik kendaraan walau sekalipun.
(H.R.Thabrani)
9.SAHABAT NABI SAW. PUN INGIN
KHURUJ KE INDIA, KENAPA KITA
TIDAK ?
Dari Ubay bin Ka’ab ra.
mengatakan: “Saya berkeinginan
untuk keluar di jalan Allah ke
INDIA”. Ubay bin Ka’ab ra. bertanya
kepada Hasan ra.: “Berilah saya
nasehat!”. Hasan ra. berkata :
“Muliakanlah perinta Allah
dimanapun kamu berada maka
Allah akan memuliakan kamu”.
(H.R. Baihaqi fii Syu’bul iman)
10.BATU HAJAR ASWAD
DITURUNKAN DARI SURGA KE INDIA.
127. Dan (ingatlah), ketika Ibrahim
meninggikan (membina) dasar-
dasar Baitullah bersama Ismail
(seraya berdoa): “Ya Tuhan kami
terimalah daripada kami (amalan
kami), Sesungguhnya Engkaulah
yang Maha mendengar lagi Maha
Mengetahui”.
128. Ya Tuhan kami, jadikanlah
kami berdua orang yang tunduk
patuh kepada Engkau dan
(jadikanlah) diantara anak cucu
kami umat yang tunduk patuh
kepada Engkau dan tunjukkanlah
kepada kami cara-cara dan tempat-
tempat ibadat haji kami, dan
terimalah Taubat kami.
Sesungguhnya Engkaulah yang
Maha Penerima Taubat lagi Maha
Penyayang.( S. Al Baqarah : 127 –
128)]
Ibnu Katsir mengatakan (dalam
menafsirkan S. Al Baqarah : 127 –
128) : Nabi Ibrahim as. telah
berkata :”saya harus meninggikan
dasar-dasar baitulah.” Nabi Ismail
as pun pergi untuk mencari batu
buat diletakkan di Baitullah. Lalu
Nabi Ismail as. segera datang
kepada Nabi Ibrahim as. dengan
membawa sebuah batu, tapi Nabi
Ibrahim as. tidak menyukai batu
tersebut dan menyuruhnya
mencari batu yang lebih baik. Maka
Nabi Ismail as pun kembali pergi
untuk mencari batu untuknya.
Dan datanglah Jibril as. membawa
batu Hajar Aswad dari INDIA yang
berwarna sangat putih sekali
terbuat dari Batu Yakut Putih persis
pohon staghomah (pohon yang
daun dan buahnya berwarna
putih). Dan Nabi Adam as itu
diturunkan bersama-sama dengan
Batu Hajar Aswad dari surga .
Kemudian (pelan-pelan) Batu Hajar
Aswad pun menjadi hitam
disebabkan oleh dosa-dosa
manusia.
Ketika Nabi Ismail as. datang
membawa sebuah batu kepada
Nabi Ibrahim as. tiba-tiba dia
melihat Batu Hajar Aswad sudah
ada di Rukun Yamani. (Dengan
heran) Nabi Ismail as. bertanya :
“Wahai Bapakku siapakah yang
membawanya?”. Nabi Ibrahim as.
menjawab : “Yang membawanya
adalah seseorang yang lebih
cekatan kerjanya dari kamu.”
Kemudian mereka berdua
membangun Kabbah sambil berdoa
dengan kalimat – kalimat yang
mana Allah swt. telah uji Nabi
Ibrahim as.(Tafsir Ibnu Katsir)
11.PERISTIWA QOBIL DAN HABIL
TERJADI DI INDIA.
Kemudian Allah menyuruh seekor
burung gagak menggali-gali di
bumi untuk memperlihatkan
kepadanya (Qabil) bagaimana
seharusnya menguburkan mayat
saudaranya. Berkata Qabil: “Aduhai
celaka aku, Mengapa Aku tidak
mampu berbuat seperti burung
gagak ini, lalu Aku dapat
menguburkan mayat saudaraku
ini?” Karena itu jadilah dia seorang
diantara orang-orang yang
menyesal.(S. Al Maidah : 31)
Dari Tafsir Baghwi ( dalam
menafsirkan surat Al Maidah : 31)
mengatakan:
Dari Muqatil bin Sulaiman ra. telah
meriyawatkan dari dhihak, dari
Ibnu Abbas r.hum. berkata bahwa
Ketika Qobil telah membunuh
Habil, Nabi Adam as. berada di
Mekkah. Maka tiba – tiba keluar
duri dari pohon-pohon serta
berubah rasanya, dan buah –
buahan menjadi masam, dan air
menjadi pahit rasanya. Nabi Adam
as. lalu berkata bahwa telah terjadi
sesuatu di bumi, kemudian beliau
as. datang ke INDIA, ternyata Qobil
telah membunuh Habil.
Nabi Adam as. pun mengucapkan
syair dan dialah orang yang
pertamakali bersyair. Bunyi
syairnya :
Telah berubah kota – kota dan apa
saja yang ada di atasnya
maka permukaan bumi menjadi
berdebu yang kotor
semua zat yang berwrna dan yang
mempunyai rasa telah berubah
(warna & rasanya)
dan keceriaan wajah yang indah
menjadi berkurang…
Keterangan : maka dapat diketahui
bahwa Qabil membunuh Habil di
tanah INDIA. Jadi kematian yang
pertama kali terjadi adalah di
INDIA….
13. BERJIHAD DI INDIA
Dari Sauban r.a dari Rasulullah saw
beliau bersabda: “Dua gulongan
dari ummatku yang diselamatkan
Allah dari Neraka. Iaitu gulongan
yang berperang di India dan
gulongan yang berkumpul bersama
Isa a.s.” (Riwayat Nasai dan Ahmad)
Hadis ini saya ambil dari buku
‘Nuzuulu Isa Ibn maryama Aakhiraz
Zaman’. Karangan Imam As-
Sauyuthi. Lengkap hadisnya
sebagaimana yang dikeluarkan
oleh Allamah Ali Al-Qari di dalam
kitab Al-Marqaah 5:658 di dalam
sebuah hadis yang panjang dari Ali
Zainul Abidin bin Husain r.a bahawa
Rasulullah saw dalam sabdanya
berkata: “bergembiralah !
bergembiralah ! Sesungguhnya
perumpamaan ummatku seperti
hujan, tiada diketahui yang mana
satu lebih baik, yang mulanya atau
yang penghabisannya, atau seperti
sebuah kebun yang luas , yang
dapat memberi makan kepada
segulongan manusia buat setahun.
Kemudiannya kepada gulongan
yang lain buat setahun . Moga-
moga gulongan yang terakhir
itulah yang akan memperolehi
bahagian yang paling banyak, yang
paling baik dan yang paling bagus
dari kebun itu.Bagaimana boleh
binasa sesuatu ummat sedangkan
aku yang menjadi pangkalnya , Al-
Mahdi pula menjadi
pertengahannya dan( Isa ) Al –
Masih menjadi penghujungnya.
Namun di dalam antara masa-masa
itu memang ada masa-masa yang
‘bengkok’. Mereka yang terlibat di
dalamnya tidak tergulong sebagai
ummatku. Dan aku pun tidak
tergulong dari mereka”
Sedikit Huraian
Bila kita lihat terjemahan hadis di
atas Syeikh Ahmad Semait , Mufti
Singapura menterjemahkan
perkataan ‘Jihad’ dengan ‘
berperang’. Namun ulama terkenal
Indonesia , H.Salim Bahreisy
mengekalkan terjemahannya
dengan ‘berjihad’ yang boleh
difahami dengan ‘perang’ dan juga
‘dakwah’. Jika dikekalkan ‘Jihad’
dengan perkataan ‘berperang’
sekali pun pasti dan pasti kaedah
berperang yang akan dilaksanakan
ketika itu adalah mengikut tertib
Nabi saw. Iaitu di dahului dengan
‘Dakwah’ (sebagaimana yang
pernah kita terangkan di sini ), jika
sekiranya ‘dakwah’ tidak diterima
maka ‘Jizyah’ perlu dijelaskan. Dan
jika ‘jizyah’ tidak diterima maka
barulah akan berlaku ‘
Perang’ (Qital ). Maka masih
‘dakwah’ mengambil tempat yang
utama.
Sebaliknya jika kita mengunapakai
terjemahan ‘berjihad’ dengan
diistilahkan sebagai ‘berdakwah’.
Maka lengkap hadis itu mungkin
begini bunyinya :
Dari Sauban r.a dari Rasulullah saw
beliau bersabda : “Dua gulongan
ummatku yang diselamatkan oleh
Allah dari Neraka, Iaitu gulongan
yang ber’Dakwah’ di India dan
gulongan yang bersama Isa
a.s” (Riwayat Nasai dan Ahmad)
Targhib
Jadi jika jemaah Tabligh membuat
‘tasykil’ (mengajak) berdakwah ke
India ,Pakistan dan Bangladesh,
maka jangan lansung kita
mengatakan tidak berkait dengan
hadis atau pun mengatakan taksub
dengan India kerana masih ianya
bersabit dari hadis Nabi saw. Perlu
diingatkan bahawa asal ketiga-tiga
negara itu ( India, Pakistan dan
Bangladesh ) adalah ‘Benua India’
atau ‘Hind’. Hanya selepas dijajah
oleh British barulah dipecahkan
menjadi tiga negara
SUBHANAKALLAHUMMA
WABIHAMDIKA ASYHADU ALLAA
ILAAHA ILLA ANTA ASTAGHFIRUKA
WA ATUWBU ILAIKA….

Advertisements

Mac 10, 2013 - Posted by | Uncategorized

Tiada komen.

Tinggalkan Jawapan

Masukkan butiran anda dibawah atau klik ikon untuk log masuk akaun:

WordPress.com Logo

Anda sedang menulis komen melalui akaun WordPress.com anda. Log Out / Tukar )

Twitter picture

Anda sedang menulis komen melalui akaun Twitter anda. Log Out / Tukar )

Facebook photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Facebook anda. Log Out / Tukar )

Google+ photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Google+ anda. Log Out / Tukar )

Connecting to %s

%d bloggers like this: